Something
That Shouldn’t Happen
Kisah ini adalah bagian hidup gue yang gue gak akan pernah lupa. Saat itu
adalah malam dimana hanya ada keheningan yang menemani gue saat bekerja. Ketika
itupun keheningan malam itu pecah saat ada seorang cewek mampir ke tempat kerja
gue dan dia minta tolong untuk numpang nge-charge handphone nya
Cewek: “permisi A, maaf A saya boleh numpang ngecharge HP gak,,?”
Dengan senang hati gua persilahkan dia masuk dan sambil gua jawab “o’ya
silahkan…” diapun masuk dan langsung mengambil charger HP.
Seiring gelap nya malam berlalu obrolan di antara kami pun terangkai dngan hangat,,, beberapa pertanyaan
nya masih gua inget, dia antaranya …“Menurut A hal apa yang paling baik yang bisa
di lakuin oleh orang yang sudah sangat melakukan banyak kesalahan selama dia
hidup untuk menebus kesalahnnya…?”dan gua pun jawab pertanyaan itu
dengan mudah, “jangan pernah lakuin kesalahan yang sudah kita lakuin dulu di masa
yang akan datang,,, di mulai dari sekarang…” Dia pun tertawa, sedangkan
gue sangat bingung.
Gak kerasa jam menunjukkan tengah malam, kemudian terdengar suara nada
handphone yang berdering dari ponselnya, perbincangan lewat hp pun antara dia
dengan entah siapa di ujung telfon lainnya berlangsung singkat, dan tak lama
seorang cowok datang dan cewek itu pun pamit ke gue sambil mengucapkan “terima
kasih”. Tanpa sempat tau nama dan alamtnya dia pergi di waktu yang
sangat gelap. Sesaat gua tersadar di meja kerja gua ada selembar kertas yang
seingat gue tulisannya sama sekali bukan tulisan gue, kertas itu bertuliskan ..
“Berbicara Cinta Sama Saja Kita Berbicara
Sakit Hati, Karna Setiap Ada Cinta Pasti Ada Yang Tersakiti… Putri Agustini”
ketika itulah cewek yang nemenin gua di malam itu bernama Putry Agustini.
Entah apa yang sedang terjadi, ke esokan malamnya Putry datang lagi ke
tempat kerja gue, dan entah kenapa gue sangat senang… akhirnya malam itu pun
gue lebih memilih berbinncang dan bercanda dengan putry daripada menyelesaikan
pekerjaan gue yang harusnya selesai malam itu. Singkat waktu kami seperti sudah
berteman lama berbincang dan bercengkrama tanpa ada sedikitpun kecanggungan,
Hingga malam pun larut tanpa kami sadari. Dia terdiam sejenak, dan berkata “gimana
kalo kita main keluar, jalan-jalan…?”
mendengar ajakannya gue mulai merasa kacau dalam diri gue, mengingat
waktu yang terlalu larut malam dan rasa yang selalu ingin terus bersama
dia… entah apa yang ada dalam benak gue,,, gue pun meng -iya kan
ajakannya untuk keluar malam. Sesampainya di suatu tempat gue sadar tempat itu
adalah tempat hiburan malam. Bagi gue tempat itu adalah masa lalu gue yang gue
sesali… tapi dengan bujuk manisnya putry yang memohon untuk di temani masuk ke
tempat itu,, pikiran gue serasa di hipnotis dengan kemanisan omongan dan
lembutnya genggaman tangan dia. Gue pun masuk, ketika itu pun dia keluar
sebentar dan gak lama dia kembali dengan seorang Putry yang sama sekali bukan
Putry yang gue kenal kemaren malam. Dia berpakain sangat menggoda dan
dengan kondisi setengah sadar karna pengaruh obat yang dia konsumsi saat dia ke
kamar mandi tadi.
Seiring music techno yang sangat kencang yang membuat telinga gue
sangat terganggu,,, tiba tiba dia menari
dengan sexy dan sangat menggiurkan. Sedangkan gue hanya terduduk dan sangat
bingung ketika Putry yang gue kenal kmaren berubah menjadi cewek liar. Dia menari ala striptease di depan gue dan
menarik gue ke lantai dansa,,, dan penolakan gue seolah tak ada
efeknya. Waktu pun hampir pagi,,, ketika party sudah usai maksud ajakan pulang
gue di tolak dan dengan pengaruh obat yang masih kuat dia ajak gue ke pantai.
Tanpa bisa menolak gue pun ikutin ajakan dia,,,
sesampainya di sana tiba tiba dia gak sadar diri. Gak ada yang bisa gue
lakuin selain menyelimuti tubuhnya dengan sweater yang gue pake saat itu. Tak
lama kemudian dia sadar sambil menangis dan terlontar beberapa
kalimat yang sangat membuat hati gue miris saat mengingat itu… pagi pun
datang dan dia pun minta di antar pulang.
Sesampainya di rumah pada waktu pagi,,, terdengar suara keributan yang
gue pikir adalah Orang tua putry, dan putry membenarkan itu. Gue pun berpamit
tanpa mampir ke rumahnya… namun sebelum gue pergi, Putry meminta no Handphone
gue. Akhirnya gue pun beranjak pulang dari sana.
Sesampainya di tempat kerja gue, gue pun istirahat karna semalaman gak
tidur. Sampai pada sore hari gue terbangun karna hndphone yang bordering…
###
“ya, hallo… gue
yosep.. ini siapa..?”
”iya kak yosep, ini putry…”
“iya putt… ada apa..?”
“kak yosep,,, sebelumnya putry
minta maaf soal semalam, tapi Putry juga pengen ngucapin terima kasih karna
udah nemenin Putry semalman,,, Putry sangat senang bisa jalan sama kaka semalam..”
“ooo… iya put gak masalah,
santai aja lagi…”
“hmmm..kak yosep,,..,”
“iyya putry,,, knapa..?
“putry minta do’anya yah ke ka yoosep… hari ini putry mau ke Singapore,,,
Putry mau jalanin operasi. Tadi pagi surat dari dokter sudah terima, dan putry
di diagnose positif menderita kanker otak… “
“kamu serius putt..??? tapi semalam kamu gak apa-apa…!!! “
“ka yosep,,, Putry minta maaf, sebenarnya Putry sudah lama punya penyakit
ini… besok adalah operasi dan itu dokter bilang kemungkinan kecil Putry bisa
selamat…. Makanya semalm putry minta ka yosep buat nemenin putry seneng-seneng…
karna putry gak tau siapa yang harus putry ajak buat nemenin putry di saat-saat
terakhir putry… cowok yang selama ini putry anggep setia sama putry dia
ternyata malah mau nikah sama sahabat putry sendiri,,, sedangkan keluarga putry
semuanya sibuk dengan urusan mreka tanpa peduliin putry,, mamah,, papah,,, mereka
hanya bias ribut tiap hari. . . sekali lagi putry ucapin makasih banyak buat ka’ yosep,,, maaf putry harus berangkat,,, jaga diri kak
yosep di sana,,, putry ……..Sayang kaka…”
…………
………..
………..
Telfon pun di tutup. Hingga hari ini 24 januari 2014, nomor yang putry
gunakan untuk nelfon gue waktu itu tidak pernah aktif dan tidak pernah ada
kabar dari dia…
For you: Putry Agustini
:(
BalasHapus